Bhayangkara Utama
PADANG — Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat mendapat dukungan dari Persatuan Advokat Indonesia (Peradi). Hal tersebut terungkap dalam audiensi antara Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan jajaran DPC Peradi Padang di Istana Gubernur, Jumat (16/1/2025).
Gubernur Mahyeldi menyatakan, pemerintah daerah menyambut positif keterlibatan Peradi dalam rehabilitasi fasilitas umum yang terdampak bencana. Ia menilai, dukungan organisasi profesi menjadi bagian penting dari semangat gotong royong nasional.
“Peradi akan membantu rehabilitasi fasilitas umum yang rusak akibat bencana. Ini tentu sangat membantu masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Mahyeldi menyebutkan, pemerintah daerah siap menyiapkan data rinci terkait fasilitas yang membutuhkan penanganan mendesak agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Sementara itu, Ketua DPC Peradi Padang, Miko Kamal, menjelaskan bahwa secara nasional Peradi menghimpun dana bantuan sekitar Rp7 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan secara merata ke tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Untuk Sumatera Barat, alokasi bantuan diperkirakan sebesar Rp2,3 miliar. Dana itu akan difokuskan pada rehabilitasi rumah ibadah, sekolah, dan jembatan sebagai fasilitas vital masyarakat.
Menurut Miko, pendistribusian bantuan memerlukan surat permohonan resmi dari kepala daerah serta data konkret terkait objek rehabilitasi.
Ia menyebutkan, Gubernur Sumbar telah merespons positif persyaratan tersebut.
“Pak Gubernur mendukung penuh dan akan membantu menyiapkan data dalam waktu dekat,” kata Miko.
Audiensi juga dihadiri Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Sekretaris Peradi, dan jajaran pengurus Peradi lainnya.
(BU)













